Selasa, 18 Maret 2014

Nyata

Hari hari yang jauh dari bayangku
Menghabiskan detik demi detik dalam keadaan diinfus
Begitu berat
Karna sebenarnya hatiku yang jauh lebih sekarat
Muram durja ini tak bisa dibendung
Duka laraku tak terpaut dalam damaiku

Ini bukanlah akhir
Ini bukanlah kesakitan
Tapi inilah kenyataan hidup

Jumat, 14 Maret 2014

Tanpa makna

Kesakitan ini begitu membelenggu hati
Hingga hampir ku menyerah
Hampir ku tak bisa kuasai diri

Menyaksikan diri tanpa makna
Hidup tanpa semangat
Dan pupus sudah asa

Namun ku harus mampu
Mampu sabar
Mampu menguasai hati
Mampu menjaga diri

Telah datang saat menjadi lebih
Lebih dari apapun
Lebih dari siapapun
Lebih dari segalanya

Jika hati ini tak terbaca
Biarlah kata2 ini menjadi tanpa makna
Karna ku tak mampu lagi terkoyak
Dan menahan luka baru di atas luka lamaku...


Rabu, 12 Maret 2014

Kumohon

Jikalau hati telah terpaut
Pun rasa sanggup
Jikalau kesalahan ini hanya aku yang menanggung
Kuingin hanya aku yang terjerembab dalam lubang derita
Bukan dengan kau
Pula dengan segala harap yang tertuding dalam balutan cinta ini
Perawan kasihku..
Bidadari pagiku...

Serasa ku tak sanggup tuk melepas
Segala rasa yang kuingin
Segala pengharapanmu
Melepas tali kasih
Cinta suci yang tak pernah terjamah dusta dan penghianatan
Berat sekali ku menjatuhkan genggaman tali pengharapan itu
Yang pernah kusimpul dengan air mata
Yang kuraih kembali dalam luka yang amat sakit
Dan senyummulah penawar dari segalanya
Segala ragu
Segala luka
Dan segala duka masa lalu
Ku tak sanggup
Menerima kenyataan bahwa ternyata kisah ini juga merupakan kisah usang itu
Ak tak mau kisah yg kuharap adalah takdir
Berbelok menjadikanku karam
Dengan kebekuan hati yang terpojok di ruangan antah brantah...

Kumohon
Kumohon
Kumohon

Hujan

Kemudian rintik hujan
Mewakili sedihku
Di setiap tetesnya
Mewakili deritaku
Di setiap derunya
Adalah nestapaku

Kemudian deras menghampiri malam yang sunyi ini
Balutan noda yang terasumbal dalam kebisuan
Sedihku terwakili alam

Ini bukan 12 maret 2014

Ini bukan akhir bagiku
Ini bukan takdir
Ini pun bukan mau kita

Sesungguhnya cinta yang sungguh
Dalam gelap malam 
Risau terguncang
Melodi nyanyian sedih terngiang
Dalam bisikan lembut angin malam
Terus tersudut ke pojok kelam
Tak terhingga dalam 
Pun apalah arti sesal

Ini bukan akhir bagimu
Ini bukan pilihan
Inipun bukan mau alam